Device Driver. Merupakan bagian sistem operasi yang mengizinkan pemakai dan aplikasi mengakses record-record. Sistem file dasar berkaitan dengan blok-blok data. Sedangkan modul perangakat I/O logik berkaitan dengan record-record file. Device driver berada pada level paling rendah, berkomunikasi secara langsung dengan device peripheral, menyelesaikan permintaan I/O (restart kembali permintaan data akibat adanya kesalahan, kegagalan permintaan dalam kasus banyaknya gangguan) Sistem berkas dasar. Sistem berkas dasar atau tingkat I/O merupakan interface utama dengan lingkungan luar sistem komputer. Lapisan ini berurusan dengan blik-blok data yang diperlukan antara sistem denga disk dan tape. Lapisan ini berfungsi dalam penempatan blok-blok data pada perangkat penyimpanan sekunder dengan buffering blok-blok data tersebut pada memori utama. Lapisan ini tidak berkaitan dengan isi data atau struktur berkas yang terlibat. Sistem berkas dasar merupakan I/O fisik, bergiliran dengan mempertukarkan blok-blok data, berkenaan dengan penempatan blok-blok, berkenaan dengan buffering blok. Supervisor dasar I/O. Bertanggung jawab atas semua inisialisasi dan pengakhiran I/O. Pada lapisan ini struktur kendali dikelola yang berkaitan dengan perangkat I/O, penjadwalan dan status file. Supervisor dasar I/O bertanggung jawab untuk mengawali dan mengakhiri file I/O, berkenaan dengan akses penjadwalan untuk optimasi kinerja. Peralatan I/O logik. Meruapakan bagian sistem operasi yang mengizinkan pemakai dan aplikasi mengakses record. Sistem file dasar berkaitan dengan blok–blok data, sedang modul perangkat I/O logik berkaitan dengan record-record terbatas.

Beberapa arstitekturnya manajemen berkas dapat dilihat dari Program Pemakai,yaitu :

File File sekuensial File sekuensial berindeks File berindeks majemuk File hash File multi ring Peralatan I/O secara logik Supervisor I/O dasar Sistem file dasar Disc device driver Tape device driver Optical device driver

fungsi sistem berkas

Beberapa fungsi manejemen berkas antara lain : a. Pemakai dapat menciptakan, memodifikasi dan menghapus file. b. Pemakai dapat memakai bersama berkas secara terkendali. c. Mekanisme pemakaian file secara bersama yaitu dengan menyediakan beragam access control file seperti read-only, write dan execute. d. Pemakai dapat menstrukturkan file. e. Pemakai dapat melakukan transfer informasi antar file. f. Kemampuan backup dan recovery harus disediakan untuk mencegah kehilangan data. g. Pemakai mengacu file dengan nama simbolik, bukn mengacu pada peralatan fisik. h. Untuk penyimpanan data yang rahasia secara aman. i. Menyediakan interface user-friendly. j. Mengenali dan mengalokasikan satu file yang di pilih. k. Menggunakan satu directory untuk menggambar lokasi semua file ditambah atributnya. l. Blocking untuk mengakses file. m. Pengalokasian file-file untuk blok-blok bebas. n. Mengelola penyimpanan bebas untuk menyediakan blok-blok.

Sasaran sistem berkas

Sasaran dari sistem manajemen berkas, yaitu: a. Untuk memenuhi kebutuhan manajemen data bagi pemakai, termasuk oenyimpanan data dan kemampuan melakukan operasi berkas. b. Untuk menjamin data pada file adalah valid. c. Untuk optimasi kerja. d. Untuk menyediakan dukungan I/O beragam tipe peralatan penyimpanan. e. Untuk meminimalkan potensi kehilangan atau kerusakan data. f. Untuk menyediakan sekumpulan rutin interface I/O. g. Untuk menyediakan dukungan I/O untuk sistem multiuser.

Sistem berkas

Sistem berkas adalah suatu sistem untuk mengetahui bagaimana cara menyimpan data dari file tertentu dan organisasi file yang digunakan. Sistem berkas menyediakan pendukung yang memungkinkan programmer mengakses file tanpa menyangkut perincian karakteristik penyimpanan dan peralatan pewaktu. Sistem berkas mengubah pernyataan akses file menjadi instruksi input/output level rendah. Sistem akses adalah cara untuk mengambil informasi dari suatu file. Pengarsipan dan akses adalah : a. Cara untuk membentuk suatu arsip/file dan cara pencarian record-recordnya kembali. b. Sistem berkas dan akses adalah sistem pengorganisasian, pengelolaan dan penyimpanan data pada alat eksternal dengan organisasi file tertentu. Pada sistem berkas dan akses penyimpanan data dilakukan secara fisik. c. Teknik yang digunakan untuk menggambarkan dan menyimpan record pada file disebut organisasi file. Ada 4 komponen sistem berkas : a. Disk management. Menjelaskan bagaimana seharusnya menyusun blok-blok disk ke dalam file. b. Naming. Berguna bagi pemakai yang memungkinkan untuk menunjuk file dengan penamaan yaitu dengan mengenali blok-blok disk. c. Protection. Suatu cara untuk memproteksi pemakai-pemakai file dari pemakai lain. d. Reliability. File–file yang diperlukan ada tersedia jika terjadi kerusakan sistem. Setiap sistem operasi mempunyai file sistem tersendiri. Contohnya FAT 32 pada Window 9x, NTFS pada Windows NT dan Windows XP. FAT 16 pada MS-DOS. Ext2,Ext3 dan Reiser pada Linux. Masing – masing file sistem mempuyai metode yang berbeda dalam pengaksesesan, pengorganisasian dan pengeloaan pada disk. Berikut adalah struktur file : a. Byte sequence. Rankaian byte yang tidak terstruktur (UNIX dan MS-DOS). b. Record sequence. File dirangkai dalam record yang tertentu panjangnya dengan beberapa struktur. c. Tree. Masing-masing file tidak sama panjangnya serta memiliki key filed pada record.

TAHAPAN-TAHAPAN DALAM PERENCANAAN WEB

 Memilih Alamat ( Domain )  Tahap ini memang tidak selalu harus dilakukan dalam tahap pertama tetapi harus di pertimbangkan alamat apa yang akan di gunakan oleh web yang akan anda buat.  Memilih Hosting. Hosting adalah tempat dimana anda meng-host atau menyimpan file web yang anda buat. Tentukan apakah anda ingin membeli ruang hosting ataukah akan memebuat serve webs anda sendiri. Jika anda memilih meng-hosting file web anda, maka pilih penyedia hosting yang tidak lagi di ragukan kehandalannya atau bisa juga dengan cara searing dengan user lainnya via internet.  Membuat Rancangan Yang Benar Pertama-tama anda harus jelas menentukan rancangan yang jelas. Siapa yang anda tuju, bagaimana penampilan halaman, sarana dan teknik apa yang anda gunakan, dan anda juga harus sudah memikirkan efek multimedia apa yang anda gunakan untuk mempercantik halaman web anda. Contohnya anda ingin menambahkan animasi, anda dapat menggunakan Macromedia Flash untuk membuatnya.  Merancang Tampilan Website ide kreatif muncul jika kita sesering mungkin browsing untuk melihat-lihat dan mengambil ide kreatif dari pesaing. Jangan meniru, buat variasi lainnya yang lebih menarik. Atau anda juga bisa mendownload template web dari internet secara gratis atau ada juga yang berbayar.  Menguji Sebelum Menghosting Beberapa kesalahan pasti akan anda temukan setelah selesai merancang web anda, konsistensi web, pengujian hyperlink, posisi elemen-eleman halaman yang benar pada setiap halaman web harus terus di amati, seperti halnya tampilan secara umum. Anda juga dapat meminta bantuan kepada teman anda untuk mengkoreksi web anda, karena pada umumnya mereka dapat memberikan saran-saran untuk perbaikan web anda. Jika anda ingin agar para pengunjung mendapat penampilan halaman yang sama, anda harus menggunakan pengujian pada browser-browser yang ada. seperti Internet Explorer, Netscape Navigator, Opera, dan Mozilla Firefox.  Meng-update Secara Berkala Setelah berhasil menampilkan web yang telah anda desaign sendiri tahap demi tahap. maka sudah waktunya anda meng-update sacar berkala agar para pengunjung tidak bosen dan jenuh dengan isi (content) web anda. Lakukan perbaikan secara berkala agar menyempurnakan web anda, tampung semua saran dan kritik para pengunjung untuk mengkoreksi atau memberikan ide-ide kreatif.

Adapun Tips sederhana demi menjaga keamanan web kita

A. Kerja sama dengan webmaster profesional a. Kalau anda sama sekali tidak ingin ambil resiko bekerja sendirian, anda bisa bekerja sama dengan seorang webmaster profesional atau kalau situs anda sudah menghasilkan duit, anda bisa menyewa seorang profesional dalam bidang keamanan website. B. Selalu update ke versi terbaru a. Bagi pengguna content management system (CMS) terbuka (open source) seperti WordPress, Joomla dan sebagainya, sangat dianjurkan agar rajin meng-update ke versi terbaru. Pengguna WordPress, pastikan anda sudah mengupdate ke WordPress 2.8.2. Sedangkan Joomla versi terakhir adalah 1.5.14. Meskipun tidak menjadi menu harian, kalau sudah memiliki situs sendiri anda sebaiknya rajin mengunjungi situs-situs yang membahas tentang keamanan aplikasi web seperti www.milw0rm.com, www.securityfocus.com atau www.packetstormsecurity.org untuk mendapatkan informasi tentang bug terbaru. C. Security Mindset a. Kita mestinya setuju bahwa hal terpenting dari semua kegiatan kita di internet berputar di sekitar isu keamanan, agar tidak kebobolan. Karena semua kerja keras anda bisa sia2 jika suatu saat tiba2 situs anda lenyap akibat ulah iseng para hacker. Para pakar pun sudah mendeklarasikan bahwa tidak ada hal yang paling aman di dunia internet. Jadi, jangan anggap remeh soal keamanan website anda. D. Pelajari Cara Kerja Hacker a. Luangkan waktu untuk mencari tahu beberapa metode yang biasa digunakan para hacker untuk menyerang suatu website seperti remote file inclusion (RFI), local file inclusion (LFI), SQL injection dan cross site scripting (XSS).